Analisis Swot dalam Pendidikan & Dakwah terhadap LPS
(Lembaga Pendidikan dan Sosial Thariqul ’Izzah Mataram) :
1)
Kekuatan
(Strenghts)
Sebagai Lembaga yang tumbuh dari gagasan dan cita-cita besar untuk berkarya demi ‘Izzul Islam wal Muslimin, Thariqul ‘Izzah memiliki potensi dan kekuatan sebagai berikut :
1. Adanya kekuatan ide dan semangat yang
besar dari para pendiri LPS Thariqul ‘Izzah untuk terus berkarya
dan berinovasi
dalam mencapai tujuan.
2. Jumlah jama’ah Thariqul Izzah yang cukup
besar yang terbina secara intensif, terkoordinasi dan dengan
tingkat ukhuwah
islamiyyah yang terjalin dengan baik.
3. Kualitas SDM (Sumber Daya Manusia)
pengurus dan jama’ah yang relatif baik.
4.
Ketersediaan
tenaga pendidik dan da’i dalam jumlah yang cukup dengan kualitas yang relatif
baik.
2)
Kelemahan (Weaknesses)
Sebagai Lembaga yang tumbuh dari bawah,
Thariqul Izzah memiliki banyak kendala
dan kelemahan, diantaranya :
- Tidak
adanya Gedung Pusat Kegiatan seluruh aktifitas Lembaga baik bidang
Dakwah, Pendidikan dan Sosial, yang akan memudahkan koordinasi dan untuk
kemudian optimalisasi hasil program.
- Keterbatasan
sarana prasarana pendidikan dan dakwah yang baik serta modern sehingga dapat menjawab berbagai
tantangan yang ada.
- Keterbatasan dana swadaya internal jama’ah.
- Rendahnya
tingkat kemajuan bantuan pendanaan masyarakat, sehingga kecil kemungkinan
dapat memenuhi kebutuhan anggaran.
3)
Peluang
(Opportunities)
Sebagai Lembaga yang
sedang membangun dari awal Thariqul
‘Izzah berharap dapat memperoleh peluang
berupa :
a.
Terpenuhinya sarana dan prasarana yang memadai.
b.
Adanya langkah maju dalam upaya menghadapi arus globalisasi dan informasi yang makin terbuka yang
terkadang
berdampak negatif.
c.
Menjadi wahana komunikasi, interaksi, edukasi serta
silaturahim antar umat, sehingga terbina ukhuwah
Islamiyyah, ukhuwah wathaniyyah dan ukhuwah
basyariyyah.
d.
Sebagai sarana untuk mendidik pribadi-pribadi muslim yang
berkualitas, berkepribadian luhur, beriman
dan bertaqwa kepada Allah SWT.
e.
Mendapat dukungan besar dari warga masyarakat Kota
Mataram dan NTB pada umumnya yang berfaham
Ahlus Sunnah Wal Jama’ah serta pihak
Pemerintah dan kalangan swasta yang peduli terhadap pendidikan
da’wah dan
sosial.
4)
Tantangan (Threats)
Sebagai Lembaga yang
lahir di dasawarsa terakhir abad 20,
Thariqul ‘Izzah tidak dapat terlepas
dari berbagai tantangan kehidupan di
era informasi dan globalisasi, berupa :
a.
Gaya hidup yang makin permissive (serba
boleh) akibat keterbukaan dan globalisasi informasi, akan
menjadi tantangan
bagi misi Thariqul ‘Izzah yang bercita-cita hidup secara Islami, beribadah
dengan baik
dan benar.
b.
Interaksi
antar warga masyarakat yang cenderung makin individualis dan materialis, akan
menjadi
tantangan bagi misi Thariqul ‘Izzah dalam melaksanakan Pembangunan
Gedung Pusat Pendidikan,
Dakwah dan Sosial.
c.
Gerakan
Islam Radikal dan Liberal yang tumbuh dan berkembang di masyarakat, akan
menjadi tantangan
bagi Thariqul ‘Izzah yang berfaham Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
yang bercirikan moderat dan menggagas
Islam Rahmatan Lil ‘Alamin.